Mindful Productivity – Kenali Potensi dengan Human Design

Tentang Kelas Ini
Pernah merasa sudah kerja keras tapi hasilnya tetap tidak maksimal? Atau sering burnout karena ritme kerja tidak sesuai dengan dirimu? Bisa jadi kamu sedang berusaha produktif dengan cara yang bukan milikmu.
Dalam kelas ini, Tsamara Fahrana mengajakmu mengenal Human Design sebagai peta energi untuk memahami gaya kerja, cara mengambil keputusan, dan sinyal tubuh ketika kita keluar dari jalur alami. Dengan pendekatan mindfulness, kamu akan belajar bahwa produktivitas tidak selalu berarti bekerja lebih keras, melainkan bekerja lebih selaras dengan desain energi masing-masing.
Kelas ini akan menolongmu mengenali potensi unik, menghindari jebakan not-self theme seperti frustrasi atau burnout, dan mulai membangun produktivitas yang mindful, lebih ringan, efektif, dan sesuai dengan siapa dirimu sebenarnya.
Dalam kelas ini, kamu akan belajar:
Kelas ini cocok untuk kamu yang:
- Profesional dan pekerja kantoran yang sering merasa burnout atau stres kerja
- Manager, team leader, atau HR yang ingin menciptakan budaya kerja lebih mindful & compassion-based
- Pekerja kreatif atau entrepreneur yang kerap terjebak dalam perfeksionisme dan overthinking
- Siapa pun yang sulit menyeimbangkan antara produktivitas dan kesehatan mental
- Individu yang tertarik mengeksplorasi mindfulness dan self-compassion sebagai bagian dari perjalanan personal growth
Kurikulum
Mindful Productivity – Kenali Potensi dengan Human Design
Apa yang akan kita pelajari di kelas ini00:02:01
Apa itu Human Design00:05:17
Grounding dulu supaya tidak overwhelmed00:03:37
Types-Manifestor & Generator00:07:26
Types-Manifesting Generator & Projector & Reflector00:09:54
Profile-Lines 1-300:08:05
Profile-Lines 4-600:06:24
Energy Centers-Head00:06:54
Energy Centers-Mind & Throat00:07:00
Energy Centers-G & Will00:05:49
Energy Centers-Spleen & Sacral00:06:05
Energy Centers-Emotional & Root00:06:42
Lakukan Eksperimen00:01:04
Praktisi Anda
Tsamara Fahrana
Human Design Coach, Guru Yoga & Meditasi
Dengan latar belakang edukasi S2 Neuro Economics, Tsamara memahami bagaimana manusia mengambil keputusan berdasarkan tiga aspek, yaitu neuro science, psikologi, dan ekonomi.
Pernah bekerja di beberapa perusahan ternama nasional dan multinasional dengan posisi strategis, fase hidup bekerja di korporasi tersebut sempat membuat Tsamara merasakan kecemasan, khususnya di area pekerjaan.
Dan dari depresi itulah ia mulai mempelajari mindfulness. Dengan pemahaman bahwa apa yang ia rasakan itu juga banyak dirasakan oleh orang lain, bahwa ia tidak sendirian, maka Tsamara mulai berbagi tentang mindfulness melalui media sosial, melalui podcast "meditate with tsamara" dan juga membuat tiga mindfulness journals: "Be Honest", "Be Purposeful", dan "Be Grateful".